Pertanyaan seorang teman, ditujukan kepada guru: " Diujung rotan ada emas, tapi kenapa masih banyak TKI?" Menurut hemat saya, Pendidikan sesungguhnya adalah menyangkut Pengetahuan dan keterampilan. Memang disandang dengan sebuah istilah "diujung rotan ada emas" terlalu banyak tafsiran untuk ini. Setidaknya peran guru dalam memanusiakan manusia/SDM sudah pada tempatnya. Bahkan, guru/dosen sekalipun hanya 40% materinya didepan kelas, 60% sisanya adalah keterampilan siswanya (individu bersama lingkungan informalnya). Banyak ko, para pendidik hebat yang berhasil memanusiakan untuk tidak jadi budak di rumah sendiri. But, melihat situasi dan kondisi sekarang, itu berubah karena tuntutan ekonomi dll. Perlu edukasi bersama lagi soal ini. Memang harus di akui, Kualitas pendidikan kita di Indonesia masih sangat jauh, bahkan dibawah Palestina dan Mongolia. Karena di era pendidikan 4.0, sebenarnya guru tidak hanya jadi narasumber utama tapi keaktifan siswa dalam ketrampilan...
By: Fredrik Abia Kande Foto: Bapak Fredik Abia Kande Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) menetapkan Bulan Juli sebagai Bulan Pendidikan. Pendidikan sendiri merupakan bagian tidak terpisahkan dari perkembangan gereja masa lampau. Di mana ada gereja maka di situ pula ada sekolah kristen yang dibangun. Itulah sebabnya GMIT menyebutkannya sebagai “saudara kembar”. Ya, pendidikan sebagai saudara kembar, ini konsep yang sangat cocok untuk mendefinisikan gereja masa lampau dan pelayanan pendidikannya. Namun, sepertinya kurang merefleksikan situasi masa kini. Oleh karena sudah sekian lama, sejak 1739 di Landu Rote (Fox), saudara kembar yang satu ini dihadirkan secara bersama-sama, akan tetapi dalam perjalanan kedua saudara kembar ini sepertinya memilih jalan sendiri, bahkan momen-momen reuni atau kumpul bareng setahun sekali pun hampir tidak pernah dilakukan. Mereka seperti saling memunggungi satu sama lain. Kondisi yang demikian tidak terjadi begitu saja, ada faktor-faktor yang melatarbe...