Langsung ke konten utama

ACTIVE CITIZEN (Warga Aktif) kembali hadir di Kab. Alor.






ACTIVE CITIZEN kembali hadir di Kab. Alor. Kali ini pelatihannya tepat di aula Workshop Bahasa Balai Latihan Kerja, Universitas Tribuana Kalabahi yang dihadiri oleh peserta aktif kurang lebih 25 orang. Kegiatan akan berlangsung selama empat hari penuh kedepan dengan metode pembelajaran yang sangat menarik.

Kegiatan ini juga disambut baik oleh Rektor Universitas Tribuana Kalabahi sekaligus membuka kegiatan ini dengan resmi.

Sampai dengan saat ini berita diturunkan, kegiatan ini telah berjalan dan memasuki dua hari.


Bersambung….  



Gambaran umum kegiatan.


Apa itu ACTIVE CITIZEN "warga aktif"?


Banyak orang berpikir bahwa warga aktif adalah mereka yang terlibat dalam suatu komunitas dan bergerak dalam bidang-bidang tertentu yang kemudian disebut sebagai gotong royong dalam membangun sebuah komunitas atau kegiatan.


Warga aktif itu sendiri diartikan sebagai individu atau kelompok yang karena sadar melakukan suatu gerakan atau kegiatan yang bermanfaat bagi banyak orang tanpa di perintah atau diiming-imingi upah.


Tentu untuk menjadi seorang warga aktif, diibaratkan seperti sebuah sungai pelajaran. Dimana, untuk sampe kepada lautan yang luas, air itu mengalir dari sebuah cabang2 sungai yang kecil, kemudian air itu mengairi ke sebuah muara dan dari muara itulah air tersebut akan mengalir sampe ke lautan luas.
Ibarat sungai pelajaran diatas, menjadi warga aktif haruslah dimulai dari diri kita sendiri, orang lain dan banyak orang.


Hal kecil yang kita lakukan sekarang, contoh kecilnya membuang sampah pada tempatnya. Dari hal kecil ini, akan menjadi kebiasaan dan lama2 itu menjadi budaya kerja kita.


#pelatihan
#wargaaktif
#aulapusatbahasa
#untrib


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PEMUDA, PEMBANGUNAN DAN MASA DEPAN KONTEKS KABUPATEN ALOR

Thema: PEMUDA, PEMBANGUNAN DAN MASA DEPAN KONTEKS KABUPATEN ALOR Materi Pengantar Dialog bersama Civitas Academica Universitas Tribuana Kalabahi Sabtu, 16 Desember 2017 Oleh Ir. Ansgerius Takalapeta, Anggota DPRD Prov. NTT Penulis: Yusuf Tande RANGKUMAN: 1.       CATATAN AWAL Pertama , ada pendapat yang mengatakan bahwa pemuda selalu melihat ke depan dan orang tua selalu melihat ke belakang. Pendapat tersebut tidak selamanaya benar tapi tidak seluruhnya salah. Orientasi pemuda selalu pada perubahan dan pembaruan menuju kemajuan. Namun perlu disadari bahwa perubahan atau pembaruan terjadi atas masa lalu yang panjang dimana telah diletakan oleh genersai sebelumnya. Kita harus menengok pada tonggak perjuangan bangsa yakni: Budi Utomo (1908), Sumpah Pemuda (1928), Proklamasi (1945), Orde Baru (1966) dan Revormasi (1998),maka semuanya menunjukan bahwa orientasi pemuda selalu ke masa depan. Kedua , Kabupaten Alor adalah daerah dengan tipolog...

Waow....!! Selain Tuti Air Mancur, ada lagi tempat yang wajib kamu kunjungi di Desa Air Mancur, Kec. ATL, Kab.Alor-NTT.

Destinasi Wisata Di Desa Air Mancur, Kec. Alor Timur Laut, Kab. Alor-NTT. Foto: (Misteraladin) 1.     Tuti Air Mancur Tuti Air Mancur atau dalam bahasa daerah lokal di sebut Tutta yang artinya Air Sumbur/mancur telah ada sejak puluhan tahun yang lalu dan terletak 15 menit dari pusat Desa Air Mancur, Kecamatan Alor Timur Laut, dengan menempuh waktu 2 jam dari Pusat Kota Kalabahi Kabupaten Alor-NTT.     ( Foto: Explore Alor) Fenoma alam berupa belerang air panas yang muncul dari perut bumi yang menyumbur dan membumbung t inggi hanya berkisar 20 cm, ketika terjadi gempa pada tahun 2004 lalu, kondisi pancuran air panas ini menyusut puluhan sentimeter, namun tetap memberikan pesona bagi siapa pun yang menikmatinya. Terdapat pula tempat permandian yang dapat menyembuhkan penyakit borok/koreng. Kondisi medan berupa jalan memang cukup berat saat di lalui oleh kendaraan roda dua maupun empat. Disarankan untuk menggunakan sepeda motor selain jenis metik seba...

Bulan Pendidikan dan Harapan Tata Kelola Pendidikan Kristen

By: Fredrik Abia Kande Foto: Bapak Fredik Abia Kande Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) menetapkan Bulan Juli sebagai Bulan Pendidikan. Pendidikan sendiri merupakan bagian tidak terpisahkan dari perkembangan gereja masa lampau. Di mana ada gereja maka di situ pula ada sekolah kristen yang dibangun. Itulah sebabnya GMIT menyebutkannya sebagai “saudara kembar”. Ya, pendidikan sebagai saudara kembar, ini konsep yang sangat cocok untuk mendefinisikan gereja masa lampau dan pelayanan pendidikannya. Namun, sepertinya kurang merefleksikan situasi masa kini. Oleh karena sudah sekian lama, sejak 1739 di Landu Rote (Fox), saudara kembar yang satu ini dihadirkan secara bersama-sama, akan tetapi dalam perjalanan kedua saudara kembar ini sepertinya memilih jalan sendiri, bahkan momen-momen reuni atau kumpul bareng setahun sekali pun hampir tidak pernah dilakukan. Mereka seperti saling memunggungi satu sama lain. Kondisi yang demikian tidak terjadi begitu saja, ada faktor-faktor yang melatarbe...