Pertanyaan seorang teman, ditujukan kepada guru: " Diujung rotan ada emas, tapi kenapa masih banyak TKI?"
Menurut hemat saya, Pendidikan sesungguhnya adalah menyangkut Pengetahuan dan keterampilan. Memang disandang dengan sebuah istilah "diujung rotan ada emas" terlalu banyak tafsiran untuk ini. Setidaknya peran guru dalam memanusiakan manusia/SDM sudah pada tempatnya.
Bahkan, guru/dosen sekalipun hanya 40% materinya didepan kelas, 60% sisanya adalah keterampilan siswanya (individu bersama lingkungan informalnya).
Banyak ko, para pendidik hebat yang berhasil memanusiakan untuk tidak jadi budak di rumah sendiri. But, melihat situasi dan kondisi sekarang, itu berubah karena tuntutan ekonomi dll. Perlu edukasi bersama lagi soal ini.
Memang harus di akui, Kualitas pendidikan kita di Indonesia masih sangat jauh, bahkan dibawah Palestina dan Mongolia.
Karena di era pendidikan 4.0, sebenarnya guru tidak hanya jadi narasumber utama tapi keaktifan siswa dalam ketrampilan mereka dgn keadaan sekitar. Kembali pada sistem pendidikan dan kondisi geografis kita di Indonesia.
Ada beberapa hal jadi kendala:
1. Harus punya akses guru bagi sekolah-sekolah di pedalaman,
2. Harus punya sistem pembelajaran yang baik (manajemen sekolah), dan
3. Memiliki Infrastruktur yang memadai dan berkualitas.
Belum yg lain².
Jadi, memang perlu di evaluasi, apakah gurunya? siswanya? orangtuanya? atau sistem.
😇🙏
#SalamMerdekaBelajar
Komentar
Posting Komentar